Hati-Hati Mesra-mesraan di Sosmed, Ini Akibatnya

Makin murahnya tarif kuota internet makin banyak aja orang-orang terutama anak muda yang masih labil mempublikasikan kemesraan di sosial media. Ini sudah bukan rahasia lagi, lebih parahnya lagi fotonya bukan sekedar gandeng tangan (yang sebenarnya gandengan dengan lawan jenis bukan muhrim itu nggak dianjurkan dalam Islam), tapi bayangkan pasangan muda yang masih SMP aja udah pandai adu bibir, bahkan sampai kayak pasangan berbulan madu di hotel. Sungguh parah!
Saya sih bukannya bermaksud membela diri sebagai single boy, tapi kamu anak-anak muda harus tahu hal seperti itu sebenarnya nggak baik, dampak buruknya nggak cuma pada pelaku doang, tapi juga orang-orang yang sudah menonton pelakunya.
Mungkin saja kamu berpikir “ah, paling kena Bully netizen sebentar, ntar juga reda!” Di dumay (dunia Maya) nggak sesederhana itu, lho. Berikut akibatnya jika kamu upload foto yang nggak senonoh dan jadi viral..
1. Foto akan terus ada walaupun sudah dihapus
Nah, misalnya kamu upload foto yang bikin geger warga dumay kemudian kamu pun insyaf dengan menghapus foto-foto yang telah diunggah tersebut dari profil kamu. Tapi kamu harus tahu bahwa hal sepele apapun bisa bernilai bagi perusahaan sosmed, dan itu berarti foto yang dihapus itu hanya batangnya aja, nggak sampai ke akar-akarnya. Belum lagi foto itu sudah keburu disimpan oleh orang lain, dan dishare lagi ke sosial media dan seterusnya sampai menyerupai jaringan MLM.
2. Dipakai oknum buat meras kamu
Bayangin aja gara2 foto seperti itu jadi viral, terus ada orang yang mengontak kamu jadi model *** di sebuah situs atau majalah dewasa, kemudian kamu tolak. Ehh kaku malah diancam foto kamu akan disebar luaskan, belum lagi foto itu ternyata udah diolah pakai Photoshop dan foto kamu seolah-olah rivalnya Maria wong jowo. Kan fatal banget!
3. Juga berdampak buat orang lain
Mungkin kamu berpikir bahwa itu haknya pelaku dan kita nggak berhak ngurusin hidup mereka. Ya, itu benar kita nggak berhak ngatur hidup orang lain. Padahal itu salah, konten yang kaku upload berarti udah siap jadi konsumsi publik. Gimana kalau kamu ngasih konsumsi yang buruk pada publik? Hal itu tentu akan sangat buruk dampaknya bagi anak-anak muda apalagi yang masih labil.
Nah, kalau kamu bilang itu hidupnya dia, oke. Tapi kamu perlu tahu wahai anak-anak muda. Aib itu privasi, bukan untuk dipublikasi.
Desember 27, 2016

  • Maaf, blog ini kena block google karena ada hosting code js di google code. Kalau bisa ganti template atau kode itu pindah ke hosting google drive.
    Ada tiga cari saja seperti ini hostingnya " googlecode.com "

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *